Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tinjau Kawasan Konservasi di Sulawesi Utara


MANADO, MANADOKITA.COM-  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya bersama Dirjen KSDAE, Tachrir Fathoni, pejabat dan staf lingkup KLHK meninjau kawasan Taman Nasional Bunaken pada Sabtu, 17 September 2016.
Taman Nasional (TN) Bunaken terletak di Sulawesi Utara merupakan perwakilan ekosistem laut Indonesia, meliputi padang rumput laut, terumbu karang dan ekosistem pantai. 
Lokasinya juga termasuk ke dalam segitiga terumbu karang, maka tak heran jika kawasan ini telah menjadi primadona wisatawan, terutama bagi para penyelam. 
Pemerintah dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menegaskan bahwa pariwisata, khususnya di daerah konservasi harus berbasis lingkungan. 
“Presiden Jokowi dalam rapat kabinet 8 September lalu menyebutkan bahwa fokus pariwisata ditegaskan berbasis lingkungan. Presiden secara khusus menyebutkan kawasan Sulawesi Utara dan Bunaken. Saya merasa bertanggung jawab  untuk turun langsung ke lapangan” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya.

Beberapa hal yang menjadi perhatian Menteri Siti saat tinjauannya tersebut adalah terkait regulasi, kolaborasi kerja, standar kelengkapan sarana prasarana dan sampah laut di kawasan TN Bunaken.

Konservasi membutuhkan kemitraan, baik untuk pengelolaan kawasan hutan untuk keperluan wisata alam, serta penonjolan kearifan lokal khususnya hukum sosial yang berlaku di masyarakat lokal. “Kegiatan pemanfaatan alam untuk pariwisata harus bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Sulawesi Utara, namun aspek kelestariannya harus  tetap diperhatikan,” ujarnya.

Selain TN Bunaken, Menteri LHK dan rombongan juga menyempatkan diri meninjau Taman Hutan Raya (TAHURA) Gunung Tumpa dan Taman Wisata Alam (TWA) Batuputih. Konsep tentang lembaga konservasi dan taman nasional harus berorientasi dan terintegrasi dengan program pengembangan wilayah agar masyarakat sekitar kawasan mendapatkan hasil yang nyata dalam hal perekonomian. 

Hal ini juga sebagai upaya pengelolaan kawasan konservasi secara berkelanjutan. “Wilayah Taman Nasional Bunaken, Tahura Gunung Tumpa, Taman Wisata Alam (TWA) Batuputih, TWA Batuangus dan Cagar Alam Batu Dua Saudara merupakan satu konektivitas dan harus dilihat dalam konteks pengembangan wilayah,” kata Menteri Siti.

Mengakhiri kunjungannya, Menteri Siti meninjau DAOPS Manggala Agni Bitung sekaligus menanam pohon Bitung yang merupakan tanaman khas lokasi tersebut. (Wan)
Share on Google Plus

About Editor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar