Persiapan Amburadul, Mendikbud Buka FL2SN di Sulut

Peserta FL2SN terlantar dan menunggu bus saat tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggu (28/8/2016). (foto: manadokita)
MANADO - Sedikitnya 2.945 pelajar SD, SMP, SMA/SMK dari 34 provinsi di Indonesia mengikuti Festival Lomba dan Seni Siswa Nasional (FL2SN) tingkat nasional yang digelar di Sulawesi Utara yang akan berlangsung 29 Agustus – 3 September 2016.

Meski persiapannya amburadul, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy secara resmi membuka kegiatan tersebut di Grand Kawanua Internasional Center (GKIC) Manado.

Sementara itu, banyak peserta mengeluhkan penanganan kegiatan dari pihak iven organizer sejak dari bandara hingga hotel kurang memuaskan padahal ini iven nasional. "Kami terlantar di Bandara Sam Ratulangi Manado. Bus milik panitia hingga berjam-jam tidak muncul," ujar salah seorang guru pendamping dari Kalimantan Selatan.

Iven Organizer FL2SN, Jefry Rantung dikonfirmasi mengatakan bus bagi peserta yang disediakan 20 buah. "Kita kesulitan bus karena banyaknya turis Tiongkok yang mengunakan transportasi tersebut. Kesiapan kami cukup," ujarnya.

Seorang pegawai Dinas Pendidikan Sulut mengatakan bus yang ada hanya 9 buah. "Saya sendiri yang menghitung di bandara. Tolong teman-teman wartawan selidiki pihak IO. Katanya ada 20 bus, tapi nyatanya hanya 9 bus, dimana 13 bus lagi," katanya.

Mendikbud kesempatan itu menyampaikan kegiatan FL2SN jadi momentum menampilkan bakat dan talenta siswa se-Indonesia. "Total siswa, guru dan orang tua yang hadir dikegiatan ini berjumlah 5231 orang. Sedangkan jenis lomba diantaranya lomba menyanyi tunggal, pidato bahasa Indonesia, membuat gambar bercerita, tari kreasi baru. Kemudian lomba kriya amyam, pantomim, seni musik (pianika), cipta dan baca puisi serta seni baca  Al Quran. (agust hari)
Share on Google Plus

About agust hari

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar