Demam Pokemon GO Masuk Sulut



Ilustrasi Pokemon Go. (foto: pokemon go starter)

MANADO, MANADOKITA.COM - Saat berada dimana pun, sejumlah warga Sulawesi Utara yang tertular demam permainan smartphone Pokemon GO, baik cuaca hujan maupun panas tetap membuka game tersebut untuk mencari Pokemon.

Warga Manado, Franly Sanger, mengatakan dirinya menyusuri Jalan Trans Manado-Bitung hingga ke Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara menggunakan sepeda motor, sembari mengecek handphone apakah ada Pokemon yang berkeliaran.

“Ketika sedang jalan-jalan menuju suatu lokasi tempat wisata pantai di Kema, saya mengecek dihandphone apakah ada Pokemon atau tidak. Namun sayangnya tak satupun Pokemon yang didapatkan dalam petualangannya itu,” ujar pria berusia 27 tahun tersebut.

Game besutan Niantic Inc ini belum dirilis resmi di Indonesia, namun banyak penggemar PokemonGO di Sulut yang mengunduhnya melalui internet yang disediakan oleh situs yang bukan dari Niantic Inc namun aplikasinya resmi.

Franly menduga hal itu yang menyebabkan ia kesulitan mencari Pokemon. Namun, ia tetap penasaran untuk mendapatkan Pokemon menambah koleksinya yang hingga kini masih berjumlah satu, yakni Pokemon yang diberikan secara cuma-cuma saat baru memulai permainan. “Tapi saya yakin di Sulut banyak tempat yang bisa dapat Pokemon,” katanya.

Pokemon GO juga dimainkan Humas tim Persatuan Sepak Bola Manado (Persma), Denny Lantong. “Rasa keingintahuan itulah yang memotivasi saya memainkan Pokemon GO," ujar Denny.

Ia menjalankan Pokemon GO sambil memantau lokasi sekitar melalui tampilan map Pokemon GO.

Menurutnya di Manado ada banyak Pokemon yang tersebar di beberapa lokasi namun harus berusaha untuk mencarinya. “Setahu saya ada Pokemon legendaris dengan menyusuri perjalanan laut ke Pulau Bunaken, kesenangan tersendiri bila dapat menangkapnya," kata dia.

Namun, lanjut dia, seiring berjalannya waktu Pokemon GO akan bernasib sama seperti permainan smartphone lainnya.


Pokemon merupakan karakter imut berbentuk seperti bayi monster yang bisa ditangkap menggunakan bola berwarna merah putih dilingkari garis hitam sebagai pembatas warna bola, di tengahnya ada objek seperti tombol, bola ini disebut PokeBall. (agust hari)
Share on Google Plus

About Editor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar