Polisi Tindak Tegas Distributor Sembako Nakal

Pasar murah yang digelar Pemprov Sulut. (agust hari/manadokita)
MANADO - Kepolisian Daerah Sulawesi Utara melakukan pengawasan
sembilan bahan pokok (sembako) selama bulan Ramadan dan jelang Idul Fitri. Jika kedapatan ada pihak yang menimbun, polisi tak segan-segan bertindak tegas.

“Kita antisipasi jangan sampai ada penimbunan bahan pokok.  Pengawasan intens dilakukan. Sehingga kelangkaan yang jadi masalah klasik jelang Ramadan dapat teratasi," ujar Kapolda Sulut, Brigadir Jenderal Pol Wilmar Marpaung, Minggu (19/6/2016).

Dia menegaskan distributor nakal yang kedapatan melakukan penimbunan, akan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Bahkan sanksi berat pencabutan izin bisa dilakukan.

“Penimbunan itu merupakan tindak kriminal yang bisa dipidanakan. Distributor nakal kita tindak tegas," ujarnya.

Polda Sulut sendiri melakukan koordinasi dengan intansi pemerintah bersama-sama melakukan pengecekan di lapangan untuk menyisir lokasi yang berpotensi terjadi penimbunan. “Koordinasi tersebut kita lakukan secara berkala dengan dinas dan badan terkait. Selain itu akan kita turun ke pasar-pasar untuk mengecek langsung barang- barang kebutuhan pokok masyarakat," ujar Wilmar lagi.

Ditambahkannya, untuk saat ini di wilayah Sulawesi Utara belum ada temuan adanya penimbunan bahan pokok. Meski demikian, menurut dia, pencegahan perlu dilakukan untuk melindungi kebutuhan masyarakat saat merayakan Idul Fitri nanti.

“Saya sudah perintahkan mulai dari Polda hingga seluruh jajaran untuk memerhatikan daerahnya masing-masing. Jangan adanya orang yang mengambil keuntungan untuk menimbun," ujarnya. (agust hari)
Share on Google Plus

About agust hari

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar