Penyu Diperjualbelikan di Manado

Penyu harus dijaga dan dilindungi. (foto: sitarowordpress)
MANADO - Filemon Hosea (20), warga Karangria Lingkungan Dua, Kecamatan Tuminting, Manado, Sulawesi Utara, kaget melihat biota laut yang dilindungi, jenis penyu belimbing yang hampir punah, diperjualbelikan di pasat Tuminting, pekan lalu.

Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautaan Unsrat Manado ini  menceritakan awalnya dirinya hendak pergi ke pasar membeli ikan. Setelah berputar-putar mencari ikan yang dipesan, tak segaja melihat telur penyu berwarna-warni dipajang di atas tempat berjualan.

Penasaraan, dia mencoba mendekati lebih dekat. Sontak kaget, ternyata benar itu, telur penyu belimbing. Filemon pun langsung melaporkan kepada polisi soal beli biota laut yang dilindungi telah diperjualbelikan.

“Saya lapor Polsek Tumiting karena ini hewan dilindungi. Polisi langsung bergerak menuju ke pasar Tuminting,” ujarnya, Senin 27 Juni 2016.

Kemudian, sampai di sana, polisi mengambil semua barang bukti, untuk dibawa ke Mapolsek Tuminting. Sayang tersangka, sudah melarikan diri.

Lanjutnya, penyu belimbing yang dijualbelikan berumur kira-kira 30 tahun lebih dengan berat 15 kg untuk daging belum termasuk tempurungnya, mereka jual Rp20.000/kg, dan yang dijual daging, organ-organ tubuh penyu serta telur.

Kapolsek Tuminting, Ajun Komisaris Polisi John Bawonte mengatakan, laporan sudah diterima selanjutnya akan melakukan pengembangan kasus hewan yang dilindungi. “Ini pertama kali kami mendapat laporan kasus seperti ini. Nantinya kami akan minta informasi dari pihak yang mengerti tentang hewan ini " ujarnya.

Kepala BKSDA Sulut, Sodiono mengaku kaget dengan informasi tersebut. “Saya ikut prihatin. Berarti sosialisasi dari semua pihak belum sampai dimasyarakat. Baiknya kasus ini ditangani polisi sehingga jadi pembelajaran,” katanya. (agust hari)
Share on Google Plus

About agust hari

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar