Mau Cari Batik Bercerita, Yuk Datang ke Dego-Dego Wakeke Manado


Kain Batik Bercerita motif Tarian Kabasaran salah satu andalan Sizzy Matindas Batik. (foto: agusthari/manadokita)
MANADO – Atraksi dari Tarian Kabasaran dan kecantikan Kota Bitung terlihat nyata, diselembar kain batik yang ditampilkan dalam fashion show saat grand opening Dego-Dego dan Galery Sizzy Matindas Batik, pekan lalu.

“Ada 25 motif bercerita Sizzy Matindas Batik yang ditampilkan di sini. Mulai dari motif awal si Luri hingga keindahan Kota Tomohon juga ditampilkan,” ujar sang desainer, Sizzy Matindas.

Sizzy menyampaikan motif Batik Bercerita miliknya memang berbeda dari kebanyakan motif batik yang ada di Indonesia. Karena motifnya lebih menekannya pada sebuah detail gambar yang utuh dari sebuah kebudayaan dan keindahan sebuah tempat atau benda yang berhubungan langsung dengan Sulawesi Utara.

“Jadi gambaran kotanya sangat jelas dan berbentuk gambar. Lihat saja motif Witung atau Bitung. Itu terlihat jelas Kota Cakalang seperti apa, ada Gunung Dua Saudara, Selat Lembeh dengan biotanya hingga Tarsius dan tanaman Witung yang menjadi asal muasal Kota Bitung,” kata Sizzy.

Wanita enerjik yang baru menyelesaikan agenda fashion show di ASEAN Fest 2016 di Los Angeles, Amerika Serikat, menyebutkan motif batik kabasaran dan witung selalu menjadi idola, karena unik dan penuh warna.

“Sangat menarik bisa melihat langsung kain batik yang begitu khas Sulut dalam Batik Bercerita Sizzy Matindas Batik. Tidak ada motif yang seperti ini,” ujar Beatrix Umboh, salah satu pencinta batik dan tenun.  

Senada diucapkan Chenny Lengkong sembari berharap motif-motif Sulut ini terus dilestarikan oleh Sizzy Matindas Batik melalui Batik Bercerita. Jika tertarik segeralah ke Galery Sizzy Matindas Batik di Jalan Wakeke Manado, khusus harga yang diplot mulai Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta. “Kami menyiapkan semua motif dengan jumlah 100 kain sutera,” ujar Sizzy. (agust hari)

Share on Google Plus

About agust hari

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar