Mantan Model Berbagi Kasih di Panti Asuhan Al Ikhwan Manado

Mantan model Sulut saat menyambangi anak-anak Panti Asuhan Al Ikhwan Kombos, Manado, Minggu (19/6/2016). (agusthari/manadokita)
MANADO – Menyisihkan sedikit penghasilan, sejumlah mantan model Sulawesi Utara yang sukses berbisnis di Jakarta dan Manado, berbagi kasih di Panti Asuhan Al Ikhwan Kombos, Manado, Minggu (19/6/2016).

Adalah Alfita Abidjulu, Abigail Wawo, Regina Mangimbulude Bensie, Cathy Firmansari dan Vivian. Terlihat mereka menyapa satu persatu sekitar 25 anak panti. “Saya sih tidak tahu panti ini kebetulan dapat info dari teman. Dan ternyata setelah kami datang, kondisinya sangat memprihatinkan,” ujar Vivian kepada wartawan di sela-sela buka puasa bersama tersebut.

Dia mengatakan selain datang berbuka puasa, mereka juga membawa bahan makanan untuk anak panti. “Kami juga nantinya akan memberikan alat sholat. Kebetulan barangnya masih dikirim dari Jakarta. Kami intinya hanya ingin merasakan apa yang mereka rasakan dalam bentuk kepedulian ini,” katanya yang diamini rekan-rekannya.

Vivi, panggilan akrab mantan model papan atas Sulut ini mengatakan dia rekan-rekannya awalnya hanya sering kumpul bareng. “Tiba-tiba punya ide ingin berbagi ke anak-anak yang kurang mampu. Pas ini bulan puasa, maka kami sepakat menyambangi anak-anak panti asuhan,” ujarnya.

Bahkan, dirinya berkeinginan membantu satu anak panti. “Semua kebutuhan anak itu akan saya bantu, baik sekolah dan kebutuhan sehari-hari. Mudah-mudahan ini bisa terwujud,” kata Vivi.

Panti Asuhan Al Ikhwan Kombos ini terlihat sangat memprihatinkan. Bangunannya hanya seadanya, bahkan lantai pun seadanya. Mayoritas anak panti adalah bayi yang rata-rata berusia 1 tahun hingga 5 tahun. “Sejak berdiri tahun 2010, kami mengumpulkan dana secara swadaya. Belum ada donatur tetap dan pemerintah belum memberikan bantuan. Memang kendalanya karena panti ini belum punya tanah sendiri sehingga pemerintah belum bisa memberi bantuan. Tapi itu bukan halangan bagi kami. Panggilan untuk mengurus anak-anak panti sudah terpatri sejak ibu saya mendirikan panti ini,”  ujar Ketua Yayasan, Herwin Radjin. (agust hari)
Share on Google Plus

About agust hari

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar