Judika, Sehari Habiskan Dua Bungkus Nasi Kuning


Judika berduet dengan Putri Siagiaan saat konser amal di Manado. (foto: agust hari/manadokita)
MANADO – Judika, penyanyi papan atas Indonesia yang lahir dari ajang pencarian bakat sangat doyan kuliner Manado, nasi kuning. “Saya hari ini dua bungkus nasi kuning saya habiskan. Saya paling suka nasi kuning Manado,” ujar suami Riris Duma, saat Konser Amal bertajuk Lost in The City yang digelar Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Manado dan Maluku Utara, Senin (27/6/2016).

Selain nasi kuning, kata penyanyi yang sebentar lagi merilis album rohani Kristen ini, makanan seperti ragey, babi tore dan cakalang fufu juga favoritnya saat berkunjung ke Manado. “Iya sih, makanan Manado sadap-sadap (enak-enak). Apalagi ditambah rica, wuih pasti lebih nikmat,” kata Judika yang diwawancara di belakang panggung.

Ia mengatakan dari dulu selain rohani juga album Batak yang dari dulu ingin dibikin tapi ngak jadi-jadi. “Mudah-mudahan tahun ini bisa tuntas dan didengar fans-fans saya. Kalau lagu manado sudah pernah tahun 2003, jauh sebelum ikut Indonesian Idol. Rencana bikin lagi yang agak serius,” ujarnya.

Judika mengaku suka dengan lagu-lagu Manado karena mirip lagu Batak, hanya beda-beda rasa saja. “Saya ingin mempromosikan Manado dari lagu-lagunya. Kan tidak salah orang Batak promiskan Manado,” katanya sambil tertawa.

Disinggung soal artis yang kawin cerai, Judika ikut prihatin dan sedih. “Ya, kesedihan ku juga. Artis kayak citranya jelek ya, tapi tidak semua. Banyak juga artis yang kehidupannya bagus. Memang miris kalau artis kawin cerai, padahal artis itu adalah contoh,” kata dia. 

Mengenai rumah tangganya, ayah dua anak ini sangat menghargai komitmen pernikahan dan janji sehidup semati untuk selamanya. “Perkawinan itu sehidup semati. Saya ngak ada rahasia khusus sehingga rumah tangga tetap jalan baik. Saya mengejar cintaku lima tahun karena tak direstui. Sebelum menikah banyak masalah, lalu kemudian barentem karena hal sepele, kan tidak elok. Kita punya cara masing-masing untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi,” kata Judika menutup pembicaraan. (agust hari)
Share on Google Plus

About agust hari

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar