Imlek di Manado Milik Semua Umat Beragama

Salah satu tempat ibadah umat Tridharma di Manado, bersolek saat perayaan Imlek, Senin (8/2/2017). FOTO: manadokita.com
MANADO — Hari raya besar di Manado tak hanya jadi bagian satu pemeluk agama saja. Buktinya umat dengan kepercayaan yang berbeda ikut larut dalam prosesi sembahyang menyambut tahun baru Imlek pada sejumlah kelenteng umat Tridharma, di ibukota Sulawesi Utara.

 Chairil Usman mengenakan sarung dan berpeci saat menyaksikan dari dekat prosesi sembahyang tahun baru di Kelenteng Ban Hin Kiong milik Umat Tridharma, di jantung kawasan Pecinan atau Kampung Cina Kota Manado, Minggu (7/2) malam.

Lelaki Muslim itu mengaku tak melewatkan momentum tersebut sejak dua tahun lalu. “Manado akan tetap menjadi kota yang aman selama kita saling menghargai dan menghormati,” cetusnya. Demikian halnya Tommy Sampelan, salah satu pemuka agama Kristen Protestan yang mendatangi Kelenteng Ban Hin Kiong bersama keluarganya. “Selain mau foto-foto kami juga ingin merasakan kebahagiaan umat Tridharma dalam menyambut tahun baru,” sahutnya saat ditanya.

 Setidaknya 8 kelenteng umat Tridharma di Manado sudah dihias dengan pernak-pernik khas Tiongkok berwarna dominan merah. Di Ban Hin Kiong terpantau prosesi sembahyang tengah dilakukan umat berusia muda. Sembari memegang dupa, mereka terlihat khusyuk memanjatkan doa pada Sang Khalik.

 “Tahun ini kami merayakan lebih sederhana dan menitikberatkan pada spiritualitas, tapi tentu saja masih ada atraksi kembang api seperti biasanya,” sebut Ferry Sondakh, rohaniawan di kelenteng itu. (ady putong)
Share on Google Plus

About agust hari

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar