DnP-AJI Manado Diskusi Soal Jurnalis dan Demokrasi Indonesia

Micheline Mikha Levesque dari DnP Kanada (tengah) bersama pengurus dan anggota AJI Manado foto bersama usai diskusi di Sekretariat AJI Manado, Rabu (03/02/2016). FOTO: manadokita.com
MANADO – Program Officer (PO) Development and Peace (DnP) untuk Asia, Micheline Mikha Levesque mengunjungi Sekretariat AJI Manado, Rabu (03/02/2016). Mikha, panggilan akrabnya didampingi Perwakilan DnP Indonesia, Mufti, berdiskusi banyak hal dengan pengurus dan anggota AJI Manado.

Diantaranya soal kondisi jurnalis di Sulut dan demokrasi yang sedang bergulir di Indonesia. Ia menyebutkan DnP yang merupakan lembaga donor asal Kanada masih mempercayai AJI karena komitmen organisasi jurnalis yang dipimpin Suwarjono ini memiliki integritas, patuh pada kode etik dan menjunjung tinggi demokrasi serta kebebasan pers. “Kami bekerjasama dengan AJI sejak tahun 1998 dan sampai sekarang kami masih percaya AJI. Organisasi jurnalis di Indonesia ya AJI itu,” ujar Mikha.

Wanita enerjik yang juga Program Officer di Afganistan dan Kamboja ini menyebutkan sampai kapan pun DnP akan bekerjasama dengan AJI mengingat demokrasi Indonesia tak mungkin terus maju. “Bisa saja akan terjadi kemunduran seperti Thailand yang dikuasai militer. Nah, dalam kondisi seperti itu yang bisa diharapkan hanya jurnalis dan media. AJI akan sangat memberikan peran yang berarti jika demokrasi Indonesia mengalami kemunduran,” katanya.

Dia juga terkejut dengan kondisi jurnalis dan media di Sulut. Meski persoalan kebebasan pers tidak terlihat namun masalah profesionalisme dan pelanggaran etik masih terus terjadi.

Ketua AJI Manado, Yoseph E Ikanubun menyampaikan terima kasih atas kunjungan perwakilan DnP sehingga bisa menyampaikan banyak hal soal kondisi jurnalis dan media di daerah ini. “Sepanjang tahun 2015 memang AJI Manado mendapat support dana dari DnP untuk program lingkungan. Dan DnP sendiri akan memperpanjang program tersebut hingga 2016 lagi. Bahkan program-program lainnya akan didukung penuh,” katanya.

Sejumlah pengurus AJI Manado dan anggota yang hadir berdiskusi diantaranya Susanto Amisan (Ketua Bidang Advokasi), Fransiskus Talokon (Ketua Bidang Pendidikan), Otnie Tamod (Ketua Bidang Usaha Dana), Agust Hari (Ketua Bidang Organisasi), Ady Putong (Bidang Organisasi), Zulkifly Madina dan Evangeline Aruperes. (agust hari)
Share on Google Plus

About agust hari

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar