84 WNA Turki di Kapal MVPP Zeynep Sultan Tak Kantongi Izin Kerja

Kapal MVPP Karadenis Powership Zeynep Sultan. FOTO: manadokita.com
MANADO - Sekira 84 Warga Negara Asing (WNA) asal Turki yang bekerja di kapal Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadenis Powership Zeynep Sultan, hingga kini belum mengantongi surat izin kerja.

 Kapal yang menyediakan listrik 120 Megawatt di Sulawesi Utara itu masuk Amurang, Minahasa Selatan, sejak akhir Desember 2015 silam. Meidy Maindoka, Kepala Dinas tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Minsel mengatakan, pihaknya sedang mengurus izin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA). “Kami sudah koordinasi dengan pihak imigrasi. Saat ini IMTA sedang diurus. Tenaga kerja asing tersebut dilindungi,” ujar Maindoka.

 Menurut dia, manajemen kapal Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadenis Powership Zeynep Sultan sudah menghadap Bupati Minsel serta stakeholder terkait. “Disnaker akan mengundang manajemen kapal minggu depan. Sementara itu, kami tetap memperhatikan syarat-syarat tinggal seperti kesehatan, lingkungan dan beberapa syarat lainnya,” ujarnya.

 Kepala Divisi Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM Sulut, Tieldwigth Sabaru, menjelaskan pihaknya memantau perkembangan tenaga kerja asing di kapal listrik tersebut. Sejauh ini kata dia, proses pengurusan visa kerja sedang dilakukan. “Mereka memang saat ini mereka menggunakan visa turis,” ujar Sabaru.

 Dia menambahkan pemerintah memperolehkan visa kerja dalam proses pengurusan meski mereka sudah mulai bekerja. “Yak arena itu untuk kepentingan banyak orang. Kapal tersebut harus secepatnya beroperasi kendati proses pengurusan izin kerja sedang berproses. Dan itu tidak masalah,” imbuhnya. (agust hari)
Share on Google Plus

About agust hari

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar