PLN Suluttenggo Dinilai Bohongi Warga Sulut

Kapal pembangkit listrik Karadeniz Powership Zeynep Sultan sudah berada di Amurang, Minahasa Selatan sejak 23 Desember 2015 lalu. FOTO: istimewa
MANADO – Upaya mendatangkan Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadeniz Powership Zeynep Sultan, kapal pembangkit listrik berkapasitas 120 Mega Watt (MW) ke Sulawesi Utara belum bisa berbuat apa-apa. Janji PT PLN Suluttenggo agar listrik di Sulut tidak padam hanya isapan jempol.

 “PLN Suluttenggo bohongi kami. Katanya saat Natal 25 Desember lalu listrik tidak padam karena telah mendatangkan kapal pembangkit listrik yang dilepas Presiden Joko Widodo dan tiba di Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, 23 Desember lalu. Nyatanya listrik masih tetap mati sampai sekarang,” ujar Jhonny Markus, warga Manado, Kamis (7/1/2016).

 Osman, perwakilan dari Karpower Indonesia, selaku pengelola kapal pembangkit listrik asal Turki tersebut, berkilah kapal beroperasi 16 Januari 2016. Nanti kata dia, secara bertahap, satu per satu unit pembangkit yang ada akan mulai memproduksi listrik dan disalurkan ke jaringan transmisi 150 kilo volt interkoneksi Sulut dan Gorontalo. Diperkirakan pada 23 Januari 2016, seluruh mesin yang ada telah mampu menghasilkan listrik.

“Setelah kapal kami berada di posisi stabil pada tempatnya, kemudian proses penarikan kabel dari sisi kapal menuju gantry di sisi darat, serta proses penyesuaian proteksi di sisi transmisi, maka kami menjadwalkan mulai 16 Januari 2016, secara bertahap, satu per satu mesin kami akan mulai memproduksi listrik dan tanggal 23 Januari 2016 seluruh mesin yang ada semuanya telah beroperasi,” kata Osman.

 Beroperasinya MVPP Zeynep Sultan menggunakan dua bahan bakar atau dual fuel engine yaitu fuel jenis heavy fuel oil (HFO) dan gas sebagai sumber energinya.

 GM PLN Suluttengo, Baringin Nababan, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan masyarakat Sulut dan Gorontalo atas kondisi defisit daya sebesar 50 MW yang masih harus dihadapi. “Semoga semua usaha dan kerja yang kami lakukan dan kendala-kendala yang ada dapat dilalui termasuk kedua pembangkit listrik, yaitu MVPP Zeynep Sultan dan PLTG Gorontalo dapat beroperasi segera,” katanya.(agust hari)
Share on Google Plus

About agust hari

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar