Cegah Pemburu Satwa Langka, Polisi Tertibkan Pengguna Senapan Angin

Senjata angin sering digunakan pemburu satwa langka. FOTO: milzone.indonetwork.co.id
SITARO, MANADOKITA.COM - Polisi Sektor (Polsek) Urban Siau Barat (Sibar), dalam waktu dekat bakal menertibkan penggunaan senapan angin kaliber 4,5 mili meter (mm). Hal ini dilakukan menurut Kapolsek Urban Sibar Kompol Harry O Bingku, karena senapan jenis ini dilarang penggunaannya secara umum. "Intinya mengantisipasi timbul penyalagunaan, selain penegakan aturan yang diterbitkan kepolisian," ungkap Bingku, Senin (02/11/2015).

Kendati pun sebelum penertiban akan dilakukan sosialisasi lewat aparat pemerintah baik di kecamatan, kampung maupun kelurahan. Nanti dari aparat masing-masing wilayah menginformasikan kepada masyarakat agar tak menggunakan atau memiliki senapan jenis tersebut. "Itu sebagai langkah awal agar masyarakat sudah mendapatkan informasi," sebutnya.

Disamping mengantisipasi penyalahgunaan, menurut dia pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (PPK) Sitaro. Hal mana dibicarakan mengenai pencegahan atas perburuan satwa langka yang ada di daerah ini.

"Saya sudah dengar keberadaan satwa langka yang ada di Siau seperti Tarsius Tumpara itu. Apalagi kabarnya keberadaan hewan itu banyak di Kecamatan Siau Barat Selatan yang masuk wilayah hukum kami. Telah dimintakan agar kepolisian membantu pencegahan tindakan perburuan, maka kami sudah siap untuk itu," pungkasnya.(sani s)
Share on Google Plus

About agust hari

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar