Jangan Selewengkan Dana Hibah Bencana 2014

Banjir bandang yang menerjang Kota Maando tahun 2014 silam. FOTO: klabatnewsok.com
MANADO, MANADOKITA.COM - Penjabat Gubernur Sulut, Soni Sumarsono meminta, seluruh bupati dan walikota penerima hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana 2014, jangan sampai melakukan penyimpangan. “Sebagai gubernur, saya ingatkan dan meminta semua bupati dan walikota penerima hibah, jangan sampai melakukan penyimpangan. Ini tegas ya," kata Sumarsono.

 Dirjen Otda ini juga mendesak para kepala daerah penerima hibah rehabilitasi dan rekonstruksi, untuk melakukan langkah-langkah percepatan pelaksanaanya. Selain itu, dia mengingatkan agar dalam pelaksanaanya bupati dan walikota melibatkan partisipasi masyarakatnya. “Ini yang sangat penting. Jangan sampai ada penyimpangan," ujarnya.

Diketahui sebelumnya telah ditandatangani dana hibah senilai Rp273,447,563,000. Dengan rincian, BPBD Sulut Rp1.475.000.000, BPBD Kabupaten Minahasa Rp14.423.785.000, BPBD Kota Tomohon Rp9.000.000.000, BPBD Kota Manado Rp213.304.000.000, BPBD Kabupaten Bolmong Rp12.400.000.000, BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro Rp7.882.783.000, BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe Rp 7.121.995.000, BPBD Kabupaten Minahasa Selatan Rp. 7.850.000.000.

Kepala BPBD Sulut, Noldy Liow menambahkan khusus Kota Manado pemerintah akan memperbaiki 3500 rumah penduduk yang menjadi korban banjir bandang. “Tahap pertama, Pemkot Manado segera membangun 1000 rumah dari 2054 rumah yg telah direncanakan direlokasi di Kelurahan Pandu Kota Manado. Dana hibah tersebut, segera membangun kembali dua jembatan yang rusak berat akibat banjir bandang pada 15 Januari 2015 dan infrastruktur lainnya,” ucapnya. (agust hari)
Share on Google Plus

About agust hari

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar