BPBD Sitaro Gandeng Gereja Antisipasi Bencana

Letusan Gunung Karangetang adalah bencana yang ditakuti warga Sitaro. FOTO: manadokita.com
SITARO, MANADOKITA.COM - Keterlibatan semua elemen dalam mengantisipasi bencana dirasakan sangat perlu dan penting, salah satunya komunitas gereja yang ada di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sitaro Charlton B Wuaten ST menyatakan, menggandeng komunitas gereja dalam mengantisipasi bencana di daerah merupakan sasaran program BPBD untuk melibatkan masyarakat secara komprehensif. “Lewat gereja akan sangat efektif untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat dalam hal ini warga jemaat memahami dan mengetahui secara jelas terkait langkah dan upaya dalam mengantisipasi bencana," ujar Wuaten.

Melibatkan pihak gereja dalam mengantisipasi bencana di daerah kata Wuaten, maka pihaknya akan menggelontorkan sejumlah program sebagai wahana edukasi terkait langkah Dan upaya penanganan bencana. “Nantinya dari situ pula pihak gereja bisa mensosialisasikan itu kepada semua warga jemaat cara dan langkah paling tepat dalam mengantisipasi bencana," tandasnya.

Sementara Wakil Ketua Jemaat GMSIT Ulu, Siau Drs Herry Bogar MM mengapresiasi terobosan dari BPBD dengan menggandeng pihak gereja turut terlibat dalam mengantisipasi bencana di daerah ini. Menurut Bogar, langkah ini sebagai suatu terobosan baru dan patut diapresiasi. “Menunjukan bahwa sinergisitas pemerintah daerah dan gereja secara bergandengan tangan dalam penanggulangan bencana di daerah," tutur Bogar.(sani s)
Share on Google Plus

About agust hari

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar